SAMPANG - Pengerjaan Proyek pengeboran Minyak di selat Madura yang di lakukan oleh Husky-CNOOC Madura Limited (Abbreviated as HCML) is one of the Producction Sharing Contracts (PCS) of Badan Pelaksana kegiatan Usaha Hulu minyak dan gas Bumi (BPMIGAS), diduga berdampak terhadap hasil tangkapan ikan para nelayan di Desa/Kecamatan Gulbung hingga mengalami penurunan.
Tidak hanya Desa Gulbung, Desa Mandangin nampaknya juga mengalami hal yang serupa.
Hal itu dikatakan oleh salah seorang nelayan asal Desa Gulbung berinisial RK.
"Proyek pengeboran minyak yang di lakukan Husky-CNOOC Madura Limited (Abbreviated as HCML) sudah berlangsung lama, namun hingga saat ini belum ada bantuan untuk nelayan, karena kegiatan mereka sangat menggangu pendapatan nelayan, di bandingkan sebelum ada proyek tersebut," ucapnya, Rabu (30/11/2022).
Di sisi lain, PJ Desa Gulbung Dohri, tak tinggal diam dengan adanya keluhan warga. Pihaknya bakal segera menelusuri dan mendalami keluhan warga tersebut.
"Kalau memang ada yang di keluhkan terkait tangkapan ikan yang berkurang, tapi yang saya tau masih belum ada laporan terhadap saya terhadap amdalnya proyek tersebut terhadap nelayan Gulbung, yang saya tau hanya berdampak terhadap pulau mandangin," jelasnya.
» Klik berita lainnya di Google News SUARA INDONESIA
| Pewarta | : Hoirur Rosikin |
| Editor | : Moh.Husnul Yaqin |
Komentar & Reaksi