SUARA INDONESIA SAMPANG

Mesin PDAM rusak, 2500 Pelanggan di Sampang Krisis Air Bersih

- 04 December 2020 | 16:12
Peristiwa Daerah Mesin PDAM rusak, 2500 Pelanggan di  Sampang Krisis Air Bersih
Foto: Salah satu warga Dalpenang menunjukkan kondisi bak mandi yang kosong.

SAMPANG- Pelayanan Perusahaan Air Minuman Daerah (PDAM) Kabupaten Sampang mengalami gangguan akibat dari rusaknya Mesin Pompa yang terletak di Sumber Gunung Maddah Kecamatan Sampang yang merupakan sumber UTAMA di Kecamatan Sampang, akibatnya sekitar 2000 sampai 2500 pelanggan harus mengalami krisis air bersih, Jumat 4/12/2020.  

Matinya mesin pompa tersebut di ketahui mulai mengalami masalah sejak hari rabu kemaren, bermula saat dilakukan pengecekan instalasi listrik yang tidak stabil (Voltage) turun sehingga pada saat sudah mulai normal untuk instalasi Listrik nya, di ketahui panel di mesin pompa tersebut tidak ter-connect atau tersambung.

Hal tersebut di ungkapkan Pelaksana Tugas (Plt) Direktur Utama PDAM Yazid Solihin saat dimintai konfirmasi oleh reporter SuaraIndonesia mengenai matinya aliran air ke sejumlah warga atau pelanggan.

Yazid menjelaskan matinya aliran air ke sejumlah pelanggan di akibat kan oleh rusaknya Mesin Pompa milik PDAM yang terletak di Gunung Maddah Sehingga sekitar 2000 sampai 2500 pelanggan yang tersebar di seluruh kecamatan Sampang, antaranya sekitar kelurahan Dalpenan, Rong tengah, Gunung Sekar, karang Dalem serta sebagian daerah Banyuanyar, harus mengalami kekurangan atau krisis air bersih. 

“Matinya mesin pompa Gunung Maddah yang merupakan sumber utama di Kecamatan Sampang ini, sehingga berdampak terhadap beberapa kelurahan di antaranya Dalpenan, Rong tengah, Gunung Sekar, karang Dalem serta sebagian daerah Banyuanyar," ungkapnya

Ditambahkan Yazid, “Bermula tidak stabilnya instalasi listrik dari PLN hari rabu kemaren, sehingga kami melakukan pengecekan dan perbaikan keesokan harinya, di temukan bahwa panel mesin tidak bisa terhubung (konslet), semoga saja hanya instalasinya yang rusak bukan motor penggeraknya sehingga dapat di selesaikan hari ini, jika motor penggeraknya yang rusak kita harus melakukan pemesanan terlebih dahulu sehingga membutuhkan beberapa hari sampai bisa digunakan kembali”. Jelasnya

Akibat kejadian tersebut, salah satu warga Dalpenang yang tidak mau di sebutkan namanya merasa kecewa terhadap Management PDAM karena dinilai lamban dan lepas tanggung jawab terhadap pelanggan, dimana dirinya meminta ada perhatian dari pihak PDAM terhadap seluruh pelanggan yang terdampak.

“Iya air bersih ini kan kita butuhkan, jika kejadiannya seperti ini terus kita harus mencari air kemana, sedangkan air bersih kita gunakan untuk Mandi, Cuci dan Kakus (MCK) dan buat aktivitas lainnya. Paling tidak ada perhatian dari PDAM seperti pembagian air bersih ke beberapa titik yang terdampak, seperti setiap keluarga diberi jatah sekian liter paling tidak buat memasak dan MCK," Pintanya

Sampai berita ini di terbitkan, pihak PDAM Kabupaten Sampang masih melakukan pengecekan dan perbaikan mesin pompa di Sumber Gunung Maddah.(HID)

» Klik berita lainnya di Google News SUARA INDONESIA

Pewarta :
Editor :

Share:

Komentar & Reaksi

Berita Terbaru Lainnya