SAMPANG – Lembaga Komunitas Pengawas Korupsi (LKPK) Markas Wilayah Sampang gelar rapat tiga bulan (Triwulan) sekali yakni rapat konsolidasi secara internal, Minggu (25/7/2022).
Kegiatan tersebut untuk membahas hasil kerja selama empat bulan terakhir, dengan tujuan meningkatkan Tupoksi (Tugas dan Fungsi) sebagai aktivis anti korupsi pelaksanaan serapan anggaran negara baik dari Pusat, Provinsi maupun Kabupaten.
LKPK selain mengawasi anggaran APBN (Angaran Pendapatan Belanja Negara) dan APBD (Anggaran Pendapatan Belanja Daerah) juga sebagai kontrol sosial untuk membantu masyarakat.
Rapat tersebut dihadiri oleh seluruh pengurus besar LKPK Mawil Sampang yang berlokasi disalah satu Rumah Makan Ngapote, Jalan Raya Banjar Talela, Kecamatan Camplong, Kabupaten Sampang, Minggu (24/07/2022).
Dalam rapat tersebut Ketua LKPK Mawil Sampang H. Suja'i mengatakan, pihaknya akan terus mengawasi serapan (penggunaan) anggaran negara dan terus memperjuangkan semua keluhan-keluhan masyarakat.
"Kami akan selalu mengawasi penggunaan dan kebijakan anggaran APBN dan APBD, khususnya di Kabupaten Sampang. Kami juga akan selalu atau betul-betul memperjuangkan setiap keluh kesah masyarakat," ungkap Suja'i dalam memberikan arahan pada anggotanya.
Selain itu Suja'i menjelaskan, selama ini Korupsi terjadi karena adanya kesempatan yang dimiliki oleh pemegang otoritas yang tidak memiliki integritas.
Dirinya menilai, pada dasarnya integritas merupakan poin penting yang harus dimiliki oleh setiap pejabat publik.
Program pencegahan dan pemberantasan korupsi di Pemerintah Kabupaten Sampang merupakan tanggungjawab bersama, untuk tercapainya “Reformasi Birokrasi” dalam mewujudkan good governance, akuntabilitas dan birokrasi.
"Melayani serta mendukung program koordinasi dan supervisi, LKPK Mawil Sampang dalam melakukan tugas pencegahan, koordinasi, dan monitoring sehingga tidak terjadi tindak pidana korupsi," jelasnya.
Dirinya juga menegaskan kepada semua anggotanya, dalam melaksanakan tugas jangan sampai mempunyai misi lain, yang tendensiusnya merugikan orang lain dan diri sendiri.
“Saya berharap kepada semua rekan-rekan anggota LKPK, Jangan sampai melakukan hal-hal yang akan merugikan orang lain, apalagi sampai merugikan negara (melawan hukum), karena itu adalah perbuatan yang melawan hukum. Paling penting, jangan sampai mencoreng dan merusak nama baik Lembaga, karena itu adalah kesalahan yang fatal," ujar Suja'i.
Lebih lanjut Ketua LKPK Mawil Sampang mengatakan, korupsi adalah musuh kita bersama yang akan bisa menghancurkan negara. Ia juga berharap seluruh pengurus dan anggota LKPK Mawil Sampang untuk membangun negeri tanpa adanya korupsi
"Mari kita bersama selalu mengawasi penggunaan APBN/ APBD dan Ketidakadilan baik di tingkat Pemerintah maupun di Swasta. Kita Bangun kekuatan dan kebersamaan untuk melawan dan lawan korupsi di Indonesia, terutama di Kabupaten Sampang," pungkasnya.
» Klik berita lainnya di Google News SUARA INDONESIA
| Pewarta | : Hoirur Rosikin |
| Editor | : Alfiana Putri |
Komentar & Reaksi