SAMPANG- Untuk kesekian kalinya banjir yang merendam kota Sampang, Madura, Jawa Timur, dalam kurun waktu 1 (satu) minggu sudah tercatat tiga kali, namun untuk banjir kali ini sejak Sabtu kemaren (19/12) hampir menghambat aktivitas perekonomian warga terkhusus yang biasa berjualan di Pasar Sore Dalpenang. Minggu (20/12/2020)
Namun, hal tersebut tidak berlaku bagi Ibu Luluk (43) tahun, dan Ibu Lia (37) tahun. Kedua perempuan paruh baya tersebut tetap berjualan meski masih dalam suasana banjir demi mendapatkan uang.
Dua warga asal Desa Gunung Sekar, Kecamatan Sampang ini mengaku terpaksa pindah lokasi di pinggir jalan sepanjang Jalan Pahlawan, sebab Pasar Sore yang biasa menjadi tempat berjualan Jamu dan kue basah, masih terpendam banjir.
"Biasanya kami jualan di Pasar Sore Dalpenang, namun karena tempat yang biasa saya tempati masih tergenang air banjir jadi pindah ke Sepanjang Jalan Pahlawan", ucap Ibu Lia saat diwawancarai team SuaraIndonesia,
Hal senada di ungkapkan Ibu Luluk, " Disini saya menepati trotoar untuk hari ini saja, karena sebagian daerah banjirnya sudah mulai surut Cuma disini saja yang masih ada, di sini sepi mas tidak seperti saat jualan di pasar sore, Biasanya sebelum ada banjir pandapatan kami sekitar Rp 150 ribu. Sekarang baru dapat Rp 20 ribu" keluh Ibu Luluk.
Di tambahkan Luluk, dirinya harus tetap berjualan meski suasana banjir seperti ini demi menghidupi anak – anaknya, “di rumah ada empat orang anak saya mz, yang pertama sudah SMP, jika tidak jualan mau makan apa, sedangkan hampir setiap banjir melanda tidak pernah dikirim bantuan dari Pemerintah Sampang padahal di rumah terkena banjir, dan sedangkan kebutuhan sehari – hari harus tetap terpenuhi," keluhnya .
Perlu di ketahui Kelurahan Dalpenan sampai sore ini pukul 17:00 masih tergenang air banjir kurang lebih 40 sentimeter, dimana kelurahan tersebut merupakan titik terakhir yang masih tergenang air banjir sedangkan untuk wilayah lainnya sudah mulai surut seperti di Kelurahan Gunung Sekar dan kelurahan Rong Tengah Sampang.(HID)
» Klik berita lainnya di Google News SUARA INDONESIA
| Pewarta | : |
| Editor | : |
Komentar & Reaksi